Maumere, Disarpus Sikka

Dalam upaya meningkatkan budaya literasi, kemampuan bertutur, serta kecintaan siswa terhadap cerita rakyat dan tokoh daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka akan menggelar Lomba Bertutur bagi Pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Nomor: Arsip.Pustaka.000.14.4/78/IV/2026 tanggal 23 April 2026 tentang pemberitahuan lomba.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba yang sebelumnya direncanakan pada Oktober 2026 dimajukan menjadi bulan Juni 2026.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca, melatih kemampuan berbicara di depan umum, sekaligus memperkenalkan kembali cerita rakyat dan tokoh inspiratif daerah kepada generasi muda,” ujarnya.

Melalui surat resmi yang ditujukan kepada seluruh Kepala SD dan MI di Kabupaten Sikka, pihak dinas mengharapkan setiap sekolah dapat mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti lomba tersebut.

Adapun tema atau judul cerita yang akan diperlombakan, kata Kadis Very Awales meliputi; Frans Seda, Kerajaan Sikka

Ratu Nai, Du’a Toru, Djong Dobo dan Teka Iku.

Mantan Kadis Kominfo itu juga menjelaskan bahwa naskah cerita disiapkan sendiri oleh masing-masing peserta dan satu rangkap naskah wajib diserahkan kepada panitia saat pendaftaran.

"Pendaftaran peserta dibuka mulai 12 Mei hingga 30 Mei 2026 pada setiap hari dan jam kerja. Tempat pendaftaran berada di Sekretariat Panitia Lomba lantai 2 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca," jelas Kadis Very Awales

Ditambahkannya, untuk memudahkan koordinasi dan informasi kegiatan, panitia juga menyediakan beberapa narahubung, yakni: Silirosa Aviansa ( 081239702022); Brigida DN Mendonca ( 081239288653);

Elisabeth A. Bernadetha (0821 4583 6203) dan ibu Oskadis Daniaty (085338600088).

"Informasi teknis lebih lanjut terkait pelaksanaan lomba akan disampaikan pada saat pendaftaran peserta," imbuhnya.

Kegiatan lomba bertutur ini diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter, penguatan literasi, serta pelestarian budaya lokal Kabupaten Sikka melalui generasi muda sejak usia dini.